oke sebelumnya kenalkan dulu nama gue MUJAFFAR.
gue lahir di cirebon tepatnya tanggal 19-07-1996.
oke langsung aja. di sini gue akan mengerjakan sebuah tugas, di mana dalam tugas tersebut gue harus nge-share sebuah pengalaman pribadi.
lanjut ke cerita pengalaman.
pada tahun entah beberapa tahun sebelum gue beranjak dewasa tepatnya ketika gue duduk di bangku SD kelas 5 (kalo ngga salah), dimana masa-masa yang biasanya kita habiskan bermain dengan teman-teman masa kecil kita, bercanda bersama, bermain bersama, nangis pun bersama.
namun berbeda dengan yang gue alami, bagaimana tidak ! pada masa itu gue seorang bocah yang masih polos, yang masih engga tau apa-apa, gue di pondokkan atau istilahnya di pesantrenkan oleh orangtua gue, dan juga letak pondok pesantren tersebut sangat jauh dari rumah gue dan gue juga di pesantrenkan bareng sama kaka gue.
setelah di pesantrenkan di tempat yang jauh, hari-hari sedih pun gue alami mulai dari kangen sama orang tua, kangen sama teman main, kangen sama pacar (sensor!!)
kalian pasti bertanya kenapa sih gue di pesantrenkan, di sebabkan karena apa ??
nih jawabannya !
pada saat gue masih kecil, gue orangnya terkenal nakal dan susah untuk di atur, pada suatu hari gue bertengkar dengan saudara gue. cerita ini gak bakal gue ceritain, kalo diceritain nanti tambah panjang. hahaha :v dan setelah pertengkaran tersebut orang tua gue merasa jengkel sama gue, gue di marahin lah, lalu gue di omongin kaya begini "udah kamu sama mamah pesantrenin aja sama kakak".
dan gue yang masih polos kaga tau seperti apa itu pesantren, gue tentu saja tidak mau, namun apadaya orang tua gue bersikeras untuk memondokkan gue dengan alasan supaya akhlak gue lebih baik dan gue bisa bermanfaat bagi orang lain.
Selasa, 25 Oktober 2016
Selasa, 18 Oktober 2016
review novel NEGERI DI UJUNG TANDUK karya TERE LIYE
assalamualaikum.
oke sebelumnya gue di sini akan mengerjakan sebuah tugas me-review buku novel yang telah gue baca yaitu buku NEGERI DI UJUNG TANDUK. walaupun me-review nya agak kurang sempurna.
dalam novel ini mungkin ceritanya menyambung atau lanjutannya dari buku sebelumnya yaitu
NEGERI PARA BEDEBAH.
Di Negeri di Ujung Tanduk
Para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan,
bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan, tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian.
Di Negeri di Ujung Tanduk
Kehidupan semakin rusak,
bukan karena orang jahat semakin banyak,
tapi semakin banyak orang yang memilih untuk tidak peduli lagi.
Tapi di Negeri di Ujung Tanduk
setidaknya, kawan, seorang petarung sejati akan memilih jalan suci,
meski habis seluruh darah dibadan, menguap segenap air mata,
dia akan berdiri paling akhir, demi membela kehormatan.
#mungkin itu kata yang tertera pada sampul belakang buku NEGERI DI UJUNG TANDUK
ini ringkasan ceritanya:
Setahun sebelumnya, setelah kasus penyelamatan Bank Semesta, dalam penerbangan menuju London, Thomas bertemu JD, mantan wali kota dan gubernur yang dikenal sebagai figur muda yang sederhana dan bersih. Pertemuan itu menjadi momen penting dalam hidup Thomas. Percakapan dengan JD menginspirasi Thomas untuk terlibat dalam dunia politik.
Dalam sosok JD Thomas menemukan jawaban dari pertanyaan yang melindap dalam benaknya terkait sosok politikus dengan kemuliaan dan kelurusan hati bak Gandhi atau Nelson Mandela. Maka, Thomas pun menawarkan diri menjadi konsultan strategi demi mewujudkan penegakan hukum yang dikehendaki JD. Dan karena presiden merupakan pemilik komando tertinggi bagi penegakan hukum di Indonesia, cita-cita JD hanya bisa direalisasikan dengan menjadi presiden.
Menjelang konvensi partai yang akan mengumumkan secara resmi kandidat presiden dari partai yang menominasikan JD, mendadak terjadi terjadi peristiwa yang tidak diantisipasi Thomas sebelumnya. Terjadi ekskalasi besar-besaran dari peserta konvensi yang ditandai dengan manuver raksasa yang dilakukan pihak lawan JD. Situasi yang berkembang tidak terduga itu membuat JD meminta Thomas yang berada di Hong Kong untuk kembali ke Jakarta. Tapi sebelum Thomas meninggalkan Hong Kong, seusai konferensi mengenai komunikasi dan pencitraan politik, ia ditangkap satuan khusus antiteror otoritas Hong Kong. Di dalam kapal yang digunakan Opa dan Kadek menjemput Thomas di Makau, ditemukan seratus kilogram bubuk heroin serta setumpuk senjata api dan peledak. Tidak ada hipotesis lain yang terbentuk di benak Thomas selain bahwa kejadian ini adalah salah satu agenda serius yang dijalankan pihak lawan JD. Ditahannya Thomas di Hong Kong, membuat ia tidak bisa hadir di konvensi partai. Untunglah ada Lee, pengusaha Hong Kong yang dikalahkannya dalam pertarungan di Makau. Lee berhasil meloloskan Thomas dan mengatur perjalanan pulang Thomas ke Indonesia. Setibanya di Jakarta, Thomas disambar berita penangkapan kliennya. JD ditetapkan sebagai tersangka korupsi megaproyek tunnel raksasa selama menjabat sebagai gubernur ibu kota. Penangkapan itu tak pelak lagi disinyalir Thomas sebagai upaya pembunuhan karakter untuk mencemarkan reputasi cemerlang JD. Kemungkinan besar, JD akan didiskualifikasi dari kandidat calon presiden partai.
Maka sebelum notifikasi pelariannya dari Hong Kong menyebar ke seluruh jaringan interpol dunia dan menobatkannya menjadi buruan internasional, Thomas harus bergerak cepat memperjuangkan nasib kliennya. Ia harus pergi ke Denpasar untuk melakukan konsolidasi para pendukung JD. Tapi hal itu pun tetap tidak mudah. Karena seperti dugaan Thomas, ada kelompok yang disebutnya sebagai mafia hukum, bergerak di belakang setiap kejadian itu.
Apakah Thomas bisa menghadiri konvensi partai dan mengembalikan kepercayaan semua pendukung JD?
oke mungkin itu saja yang bisa saya ringkas/re-view, kurang lebihnya saya minta maaf dan terima kasih telah membaca.
assalamu'alaikum wr.wb
Jumat, 20 Mei 2016
static routing
Konfigurasi Static dan Dinamic Routing (dengan menggunakan Protokol EIGRP)
Routing sendiri adalah sebuah proses yang berguna untuk meneruskan paket-paket dari sebuah jaringan ke jaringan lainnya, dan biasanya routing ini dilakukan dengan menggunakan router. Pada tulisan ini saya tidak akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan dari router Cisco, namun saya akan membahas bagaimana cara melakukan static routing dan dinamic routing dalam router Cisco, di mana untuk dinamic routing saya akan menggunakan protokol EIGRP (EIGRP akan dijelaskan nanti). Namun sebelum saya menjelaskan bagaimana melakukan konfigurasi static dan dinamic routing pada router Cisco ada baiknya saya sedikit memaparkan pengertian static dan dinamic routing serta kelebihan dan kekurangannya.
Adapun pembagian masing-masing routing terebut, yakni :
- Static routing adalah di mana seorang administrator melakukan routing secara manual. Mendefenisikan setiap network yang akan dihubungkan pada router-router yang akan digunakan.
- Dinamic routing adalah dimana administrator hanya melakukan sedikit konfigurasi (bisa dikatakan hanya mengaktifkan rule dinamic routing) pada setiap router yang akan dikomunikasikan, dan untuk kemudian router-router tersebut otomatis akan mendefenisikan network-network yang terhubung.
inilah beberapa kelebihan dan kekurangan yang di miliki oleh static routing dan dinamic routing :
- Konfigurasi static routing memiliki kompleksitas yang bergantung pada jumlah network yang terhubung, sedangkan dinamic routing tidak, baik besar maupun kecil jumlah network yang akan dihubungkan, konfigurasi pada dinamic routing tetap sederhana.
- Jika terjadi pengubahan topologi, maka konfigurasi pada static routing (routing table) harus ditambah, dikurangi atau bahkan harus diubah keseluruhan, sedangkan pada dinamic routing tidak perlu adanya pengubahan pada konfigurasi routing (routing table).
- Static routing biasa digunakan pada jaringan dengan skala menengah kebawah, sedangkan dinamic routing biasa digunakan untuk jaringan sekala besar.
- Static routing memiliki tingkat keamanan yang baik, sedangkan dinamic routing tidak, karena jika ada seseorang yang menambakan sebuah router di dalam jaringan tersebut, maka router tersebut akan bisa langsung terkoneksi, dan hal itu bisa berbahaya.
- Static routing menggunakan sumber daya yang sedikit, baik itu processor, memori, maupun bandwidth, sedangkan dinamic routing menggunakan sumber daya lebih banyak.
ini adalah contoh menggabungkan router STATIC dan route DINAMIC. (gambar)

EIGRP (Enhance interior Gateway Routing Protocol)
EIGRP adalah routing protocol yang hanya di adopsi oleh router cisco atau sering disebut sebagai proprietary protocol pada CISCO. Dimana EIGRP ini hanya bisa digunakan sesama router CISCO saja dan routing ini tidak didukung dalam jenis router yang lain.
EIGRP adalah routing protocol yang hanya di adopsi oleh router cisco atau sering disebut sebagai proprietary protocol pada CISCO. Dimana EIGRP ini hanya bisa digunakan sesama router CISCO saja dan routing ini tidak didukung dalam jenis router yang lain.
EIGRP sering disebut juga Hybrid-Distance-Vector Routing Protocol, karena cara kerjanya menggunkan dua tipe routing protocol,yaitu Distance vector protocol dan Link-State protocol, Dalam pengertian bahwa routing EIGRP sebenarnya merupakan distance vector protocol tetapi prinsip kerjanya menggunakan links-states protocol.sehingga EIGRP disebuat sebagai hybrid-distance-vector,mengapa dikatakan demikian karena prinsip kerjanya sama dengan links-states protocol yaitu mengirimkan semacam hello packet.

Sabtu, 23 April 2016
perintah HTML
berikut ini tatacara untuk membuat :
*TABEL
<html>
<head>
<title> ini adalah contoh html </title>
</head>
<body> ini adalah html pertama saya !!!
<h3> belajar tabel </h3>
<table border="1">
<thead>
<th> judul pertama</th>
<th> judul kedua</th>
<th> judul ketiga</th>
</thead>
<tfoot>
<tr> footer 1</tr>
<tr> footer 2</tr>
<tr> footer 3</tr>
</tfoot>
<tbody>
<tr>
<td> baris 1 kolom 1</td>
<td> baris 1 kolom 2</td>
<td>
</body>
</html> baris 1 kolom 3</td>
</tr>
</tbody>
* untuk membuat garis horizontal
<HR>
Perintah ini digunakan untuk membuat garis horizontal penuh layar
Sintaks : <HR>
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
<HR> Kalimat ini diapit oleh 2 buah garis<HR>
</BODY>
*untuk membuat teks miring/ ITALIC
<I>
Perintah ini digunakan untuk membuat teks miring.
Sintaks : <I> </I>
Contoh
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
* untuk membuat teks menjadi tebal
Perintah ini digunakan untuk membuat teks tebal.
Sintaks : <B> </B>
Contoh
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
<B> Selamat Datang Ke Websiteku</B>
</BODY>
*untuk membuat teks bergaris bawah
<U>
Perintah ini digunakan untuk membuat teks bergaris bawah.
Sintaks : <U> </U>
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
<U> Selamat Datang Ke Websiteku</U>
<U><B> Selamat Datang Ke Websiteku</U></B>
</BODY>
</HTML>
*untuk membuat teks ke tengah layar
<CENTER>
Perintah ini untuk membuat teks ke tengah layar.
Sintaks : <CENTER> </CENTER>
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
<H1><CENTER> Selamat Datang Ke Websiteku</CENTER></H1>
</BODY>
</HTML>
*untuk membuat teks menjadi rata kiri, trngah, kanan
ALIGN
Digunakan untuk membuat teks rata kiri, tengah, kanan atau rata kanan dan kiri.
Sintaks :
<P ALIGN=right> → Rata Kanan
<P ALIGN=left> → Rata Kiri
<P ALIGN=center> → Rata Tengah
<P ALIGN=justify> → Rata Kanan dan Kiri
atau
<H ALIGN=right>
<H ALIGN=left>
<H ALIGN=center>
<H ALIGN=justify>
Contoh pemakaian :
<H2 ALIGN=center>SELAMAT DATANG </H2>
*untuk memerintah ENTER
<BR> (Line Break)
Perintah ini digunakan untuk memasukan fungsi Enter. Sebagai contoh, jika perintah <BR> diberikan di akhir baris, maka kalimat berikutnya akan dicetak pada baris berikutnya.
<!–
Perintah untuk membuat KOMENTAR. Semua teks atau perintah yang diapit perintah ini tidak akan dijalankan. Ini hanya komentar untuk program.
Sintaks : <!– –>
Contoh : <!—Ini adalah contoh komentar –>
<SMALL>
Perintah untuk membuat teks berukuran kecil.
<BIG>
Perintah untuk membuat teks berukuran besar
<P> (Paragraph)
Perintah ini digunakan untuk memisahkan paragraph yang satu dengan paragraph yang lain.
Sintaks : <P> </P>
<DD>
Perintah ini digunakan untuk membuat teks atau sebuah paragraph agak masuk ke dalam.
Sintaks : <DD>
BASEFONT
Perintah ini digunakan untuk mengubah ukuran font.
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
<BASEFONT SIZE=6>
Teks dengan ukuran 6 pt<BR>
<B>Teks dengan ukuran 6 pt dan tebal</B>
<BASEFONT SIZE=10>
<BR>
Teks dengan ukuran 10 pt
</BODY>
</HTML>
FONT
Juga untuk mengubah ukuran font, tetapi angka yang terdapat dalam SIZE yang merupkan ukuran font harus diberi tanda kutip.
FACE
Untuk mengubah jenis font
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<FONT SIZE =”6” FACE=”Times New Roman”>
Teks dengan jenis font Times New Roman.
<FONT SIZE =”6” FACE=”Arial”>
Teks dengan jenis font Arial.
</BODY>
</HTML>
<SUP>
Perintah ini digunakan untuk membuat cetak naik suatu teks.
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Kami adalah yang pertama : 1<SUP>st</SUP> in the world.
</BODY>
</HTML>
<SUB>
Perintah ini digunakan untuk membuat cetak turun suatu teks.
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
H<SUB>2</SUB>O (disebut air(
</BODY>
</HTML>
<UL>
Perintah <UL> (Unordered List) adalah perintah untuk membuat daftar (list).
<LI>
Perintah <LI> (List Item) adalah perintah untuk membuat daftar (list)
CATATAN : Perintah <LI> harus berada dalam perintah OL, UL, DIR, MENU.
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<UL>
<LI>
<H2>JAWA TIMUR</H2>
<UL>
<LI>SURABAYA</LI>
<LI>MALANG</LI>
<LI>GRESIK</LI>
</UL>
</LI>
<BR>
<LI>
<H2>JAWA BARAT</H2>
<UL>
<LI>BANDUNG</LI>
<LI>SUKABUMI</LI>
<LI>BOGOR</LI>
</UL>
</LI>
</BODY>
</HTML>
*TABEL
<html>
<head>
<title> ini adalah contoh html </title>
</head>
<body> ini adalah html pertama saya !!!
<h3> belajar tabel </h3>
<table border="1">
<thead>
<th> judul pertama</th>
<th> judul kedua</th>
<th> judul ketiga</th>
</thead>
<tfoot>
<tr> footer 1</tr>
<tr> footer 2</tr>
<tr> footer 3</tr>
</tfoot>
<tbody>
<tr>
<td> baris 1 kolom 1</td>
<td> baris 1 kolom 2</td>
<td>
</body>
</html> baris 1 kolom 3</td>
</tr>
</tbody>
* untuk membuat garis horizontal
<HR>
Perintah ini digunakan untuk membuat garis horizontal penuh layar
Sintaks : <HR>
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
<HR> Kalimat ini diapit oleh 2 buah garis<HR>
</BODY>
*untuk membuat teks miring/ ITALIC
<I>
Perintah ini digunakan untuk membuat teks miring.
Sintaks : <I> </I>
Contoh
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
* untuk membuat teks menjadi tebal
Perintah ini digunakan untuk membuat teks tebal.
Sintaks : <B> </B>
Contoh
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
<B> Selamat Datang Ke Websiteku</B>
</BODY>
*untuk membuat teks bergaris bawah
<U>
Perintah ini digunakan untuk membuat teks bergaris bawah.
Sintaks : <U> </U>
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
<U> Selamat Datang Ke Websiteku</U>
<U><B> Selamat Datang Ke Websiteku</U></B>
</BODY>
</HTML>
*untuk membuat teks ke tengah layar
<CENTER>
Perintah ini untuk membuat teks ke tengah layar.
Sintaks : <CENTER> </CENTER>
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
<H1><CENTER> Selamat Datang Ke Websiteku</CENTER></H1>
</BODY>
</HTML>
*untuk membuat teks menjadi rata kiri, trngah, kanan
ALIGN
Digunakan untuk membuat teks rata kiri, tengah, kanan atau rata kanan dan kiri.
Sintaks :
<P ALIGN=right> → Rata Kanan
<P ALIGN=left> → Rata Kiri
<P ALIGN=center> → Rata Tengah
<P ALIGN=justify> → Rata Kanan dan Kiri
atau
<H ALIGN=right>
<H ALIGN=left>
<H ALIGN=center>
<H ALIGN=justify>
Contoh pemakaian :
<H2 ALIGN=center>SELAMAT DATANG </H2>
*untuk memerintah ENTER
<BR> (Line Break)
Perintah ini digunakan untuk memasukan fungsi Enter. Sebagai contoh, jika perintah <BR> diberikan di akhir baris, maka kalimat berikutnya akan dicetak pada baris berikutnya.
<!–
Perintah untuk membuat KOMENTAR. Semua teks atau perintah yang diapit perintah ini tidak akan dijalankan. Ini hanya komentar untuk program.
Sintaks : <!– –>
Contoh : <!—Ini adalah contoh komentar –>
<SMALL>
Perintah untuk membuat teks berukuran kecil.
<BIG>
Perintah untuk membuat teks berukuran besar
<P> (Paragraph)
Perintah ini digunakan untuk memisahkan paragraph yang satu dengan paragraph yang lain.
Sintaks : <P> </P>
<DD>
Perintah ini digunakan untuk membuat teks atau sebuah paragraph agak masuk ke dalam.
Sintaks : <DD>
BASEFONT
Perintah ini digunakan untuk mengubah ukuran font.
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
<BASEFONT SIZE=6>
Teks dengan ukuran 6 pt<BR>
<B>Teks dengan ukuran 6 pt dan tebal</B>
<BASEFONT SIZE=10>
<BR>
Teks dengan ukuran 10 pt
</BODY>
</HTML>
FONT
Juga untuk mengubah ukuran font, tetapi angka yang terdapat dalam SIZE yang merupkan ukuran font harus diberi tanda kutip.
FACE
Untuk mengubah jenis font
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<FONT SIZE =”6” FACE=”Times New Roman”>
Teks dengan jenis font Times New Roman.
<FONT SIZE =”6” FACE=”Arial”>
Teks dengan jenis font Arial.
</BODY>
</HTML>
<SUP>
Perintah ini digunakan untuk membuat cetak naik suatu teks.
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Kami adalah yang pertama : 1<SUP>st</SUP> in the world.
</BODY>
</HTML>
<SUB>
Perintah ini digunakan untuk membuat cetak turun suatu teks.
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE></HEAD>
<BODY>
H<SUB>2</SUB>O (disebut air(
</BODY>
</HTML>
<UL>
Perintah <UL> (Unordered List) adalah perintah untuk membuat daftar (list).
<LI>
Perintah <LI> (List Item) adalah perintah untuk membuat daftar (list)
CATATAN : Perintah <LI> harus berada dalam perintah OL, UL, DIR, MENU.
Contoh :
<HTML>
<HEAD><TITLE> </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<UL>
<LI>
<H2>JAWA TIMUR</H2>
<UL>
<LI>SURABAYA</LI>
<LI>MALANG</LI>
<LI>GRESIK</LI>
</UL>
</LI>
<BR>
<LI>
<H2>JAWA BARAT</H2>
<UL>
<LI>BANDUNG</LI>
<LI>SUKABUMI</LI>
<LI>BOGOR</LI>
</UL>
</LI>
</BODY>
</HTML>
Rabu, 30 Maret 2016
pengertian VTP (Vlan Trunking protokol) serta penerapannya
A. pengertian VTP.
VTP (VLAN Trunking Protokol) adalah adalah suatu protokol untuk mengenalkan suatu atau sekelompok VLAN yang telah ada agar dapat berkomunikasi dengan jaringan. adapun sumber yang mengatakan suatu metoda dalam hubungan jaringan LAN dengan ethernet untuk menyambungkan komunikasi dengan menggunakan informasi VLAN, khususnya ke VLAN. VLAN Trunking Protocol (VTP) merupakan fitur Layer 2 yang terdapat pada jajaran switch Cisco Catalyst, yang sangat berguna terutama dalam lingkungan switch skala besar yang meliputi beberapa Virtual Local Area Network (VLAN).

Sebenarnya fungsi dari VTP adalah memudahkan Jaringan network administrator, dalam mengelola semua VLAN yang berskala besar dan telah dikonfigurasikan pada sebuah internetwork switch. Artinya, dengan menggunakan fasilitas VTP, memungkinkan seorang mbah jaringan untuk menambah, mengurangi, dan mengganti VLAN, di mana informasi VLAN tersebut kemudian disebarluaskan ke semua switch lainnya di domain VTP tersebut.
keuntungan apabila kita menerapkan konsep VTP, antara lain:
1.Konfigurasi VLAN yang lebih stabil di semua switch di network
2.Pengiriman VLAN-advertisement terjadi hanya di trunk-port
3.Menambahkan VLAN secara plug –and-play
4.Tracking dan monitoring VLAN-VLAN yang akurat.
B. VTP Mode.
Dalam salah satu sumber yang isun dapatkan, jika kita ingin membuat/menambahkan switch menjadi bagian dari suatu VTP management domain, setiap switch harus dikonfigurasi dalam satu dari tiga mode VTP yang dapat digunakan. Mode VTP yang digunakan pada switch akan menentukan bagaimana switch berinteraksi dengan switch VTP lainnya dalam management domain tersebut. Mode VTP yang dapat digunakan pada switch Cisco adalah mode server, mode client, dan mode transparent.
contoh:

C. Implementasi VTP
Sebagai contoh implementasi berdasarkan mode VTP tadi, jika kita mengelola 20 switch Cisco pada jaringan, kita dapat mengonfigurasi mereka dalam VTP domain yang sama. Walaupun setiap switch secara teori dapat berada dalam mode default (mode server), akan lebih mudah jika hanya satu switch saja yang dalam mode itu dan kemudian mengonfigurasi sisanya dakan mode client. Dengan kata lain, saat salah satu switch merubah konfigurasi VLAN nya, menambah, mengedit, atau menghapus salah satu VLAN, VTP akan membuat switch-switch yang lain melakukan sinkronisasi pada VLAN konfigurasinya.
contoh:

VTP (VLAN Trunking Protokol) adalah adalah suatu protokol untuk mengenalkan suatu atau sekelompok VLAN yang telah ada agar dapat berkomunikasi dengan jaringan. adapun sumber yang mengatakan suatu metoda dalam hubungan jaringan LAN dengan ethernet untuk menyambungkan komunikasi dengan menggunakan informasi VLAN, khususnya ke VLAN. VLAN Trunking Protocol (VTP) merupakan fitur Layer 2 yang terdapat pada jajaran switch Cisco Catalyst, yang sangat berguna terutama dalam lingkungan switch skala besar yang meliputi beberapa Virtual Local Area Network (VLAN).

Sebenarnya fungsi dari VTP adalah memudahkan Jaringan network administrator, dalam mengelola semua VLAN yang berskala besar dan telah dikonfigurasikan pada sebuah internetwork switch. Artinya, dengan menggunakan fasilitas VTP, memungkinkan seorang mbah jaringan untuk menambah, mengurangi, dan mengganti VLAN, di mana informasi VLAN tersebut kemudian disebarluaskan ke semua switch lainnya di domain VTP tersebut.
keuntungan apabila kita menerapkan konsep VTP, antara lain:
1.Konfigurasi VLAN yang lebih stabil di semua switch di network
2.Pengiriman VLAN-advertisement terjadi hanya di trunk-port
3.Menambahkan VLAN secara plug –and-play
4.Tracking dan monitoring VLAN-VLAN yang akurat.
B. VTP Mode.
Dalam salah satu sumber yang isun dapatkan, jika kita ingin membuat/menambahkan switch menjadi bagian dari suatu VTP management domain, setiap switch harus dikonfigurasi dalam satu dari tiga mode VTP yang dapat digunakan. Mode VTP yang digunakan pada switch akan menentukan bagaimana switch berinteraksi dengan switch VTP lainnya dalam management domain tersebut. Mode VTP yang dapat digunakan pada switch Cisco adalah mode server, mode client, dan mode transparent.
contoh:

C. Implementasi VTP
Sebagai contoh implementasi berdasarkan mode VTP tadi, jika kita mengelola 20 switch Cisco pada jaringan, kita dapat mengonfigurasi mereka dalam VTP domain yang sama. Walaupun setiap switch secara teori dapat berada dalam mode default (mode server), akan lebih mudah jika hanya satu switch saja yang dalam mode itu dan kemudian mengonfigurasi sisanya dakan mode client. Dengan kata lain, saat salah satu switch merubah konfigurasi VLAN nya, menambah, mengedit, atau menghapus salah satu VLAN, VTP akan membuat switch-switch yang lain melakukan sinkronisasi pada VLAN konfigurasinya.
contoh:

Selasa, 29 Maret 2016
Pengertian VLAN beserta contoh penerapannya.
VLAN (Virtual Local Area Network)
VLAN adalah kelompok device dalam sebuah LAN yang dikonfigurasi (menggunakan software manajemen) sehingga mereka dapat saling berkomunikasi asalkan dihubungkan dengan jaringan yang sama walaupun secara fisikal mereka berada pada segmen LAN yang berbeda.
VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik
seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara
virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan
membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat
segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada
lokasi workstation.
Gambar jaringan VLAN:

Tipe-tipe Vlan :
1. berdasarkan port.
Keanggotaan pada suatu VLAN dapat di dasarkan pada port yang di gunakan oleh
VLAN tersebut. Sebagai contoh, pada bridge/switch dengan 4 port, port 1, 2,
dan 4 merupakan VLAN 1 sedang port 3 dimiliki oleh VLAN.
2. Berdasarkan alaat subnet Ip.
Subnet IP address pada suatu jaringan juga dapat digunakan untuk mengklasifikasi
suatu VLAN.
dan lain-lain.
beberapa keuntungan penggunaan Vlan antara lain:
1. Security – keamanan data dari setiap divisi dapat dibuat tersendiri, karena segmennya bisa dipisah secarfa logika. Lalu lintas data dibatasi segmennya.
Jenis dari tag header :
a. Ethernet Frame Tag Header
b. Token Ring and Fiber Distributed Data Interface (FDDI) tag header Networking
VLAN adalah kelompok device dalam sebuah LAN yang dikonfigurasi (menggunakan software manajemen) sehingga mereka dapat saling berkomunikasi asalkan dihubungkan dengan jaringan yang sama walaupun secara fisikal mereka berada pada segmen LAN yang berbeda.
VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik
seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara
virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan
membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat
segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada
lokasi workstation.
Gambar jaringan VLAN:

Tipe-tipe Vlan :
1. berdasarkan port.
Keanggotaan pada suatu VLAN dapat di dasarkan pada port yang di gunakan oleh
VLAN tersebut. Sebagai contoh, pada bridge/switch dengan 4 port, port 1, 2,
dan 4 merupakan VLAN 1 sedang port 3 dimiliki oleh VLAN.
2. Berdasarkan alaat subnet Ip.
Subnet IP address pada suatu jaringan juga dapat digunakan untuk mengklasifikasi
suatu VLAN.
dan lain-lain.
beberapa keuntungan penggunaan Vlan antara lain:
1. Security – keamanan data dari setiap divisi dapat dibuat tersendiri, karena segmennya bisa dipisah secarfa logika. Lalu lintas data dibatasi segmennya.
2. Cost reduction – penghematan dari penggunaan bandwidth yang ada dan dari upgrade perluasan network yang bisa jadi mahal.
3. Broadcast storm mitigation – pembagian jaringan ke dalam VLAN-VLAN akan mengurangi banyaknya device yang berpartisipasi dalam pembuatan broadcast storm. Hal ini terjadinya karena adanya pembatasan broadcast domain.
4. Higher performance – pembagian jaringan layer 2 ke dalam beberapa kelompok broadcast domain yang lebih kecil, yang tentunya akan mengurangi lalu lintas packet yang tidak dibutuhkan dalam jaringan.
5. Simpler project or application management – VLAN menggabungkan para pengguna jaringan dan peralatan jaringan untuk mendukung perusahaan dan menangani permasalahan kondisi geografis.
Prinsip kerja Vlan :
a. filtering database
trdapat informasi tentang pengelompokan VLAN. Terdiri dari:
1. Static Entries
Static Filtering Entries: Mespesifisifikasikan apakah suatu data itu akan dikirim atau dibuang atau juga di masukkan ke dalam dinamic entries
Static Registration Entries: Mespesifisifikasikan apakah suatu data itu akan dikirim ke suatu jaringan VLAN dan port yang bertanggung jawab untuk jaringan VLAN tersebut
b. Dynamic Entries
Dynamic Filtering Entries: Mespesifisifikasikan apakah suatu data itu akan dikirim atau dibuang
Group Registration Entries: Mespesifisifikasikan apakah suatu data yang dikirim ke suatu group atau VLAN tertentu akan dikirim/diteruskan atau tidak
Dynamic Registration Entries: Menspesifikasikan port yang bertanggung jawab untuk suatu jaringan VLAN
2. tagging
Saat sebuah data dikirimkan maka harus ada yang menyatakan Tujuan data tersebut (VLAN tujuan). Informasi ini diberikan dalam bentuk tag header, sehingga informasi dapat dikirimkan ke user tertentu saja (user tujuan), didalamnya berisi format MAC Address.Jenis dari tag header :
a. Ethernet Frame Tag Header
b. Token Ring and Fiber Distributed Data Interface (FDDI) tag header Networking
Senin, 21 Maret 2016
Converged jaringan.
converged jaringan.

Converged jaringan adalah teknologi baru menciptakan jenis jaringan yang mampu menangani lebih dari satu jenis layanan. Berbeda dengan dedicated network bahwa converged networks mampu memberikan layanan voice, video dan data services melalui kanal komunikasi atau struktur jaringan yang sama.
contohnya :orang – orang sekarang dapat melihat secara langsung menyaksikan video broadcasts melalui komputer mereka, melakukan panggilan telepon melalui Internet, atau browsing di Internet menggunakan televisi.

Converged jaringan adalah teknologi baru menciptakan jenis jaringan yang mampu menangani lebih dari satu jenis layanan. Berbeda dengan dedicated network bahwa converged networks mampu memberikan layanan voice, video dan data services melalui kanal komunikasi atau struktur jaringan yang sama.
contohnya :orang – orang sekarang dapat melihat secara langsung menyaksikan video broadcasts melalui komputer mereka, melakukan panggilan telepon melalui Internet, atau browsing di Internet menggunakan televisi.
Langganan:
Postingan (Atom)